originality checker
Kegiatan Perusahaan

Kegiatan Perusahaan

 

No

Kegiatan

 

Sasaran

 

Keterangan​​ 

Pencapaian

1.

Sistem Silvikultur

 

Terlaksananya pelaksanaan sistem silvikultur TPTI pada seluruh areal efektif untuk produksi.

  • Sistem silvikultur​​ Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI)​​ 

  • Pedoman Permenhut P.11/Menhut/II/2009 tentang sistem Silvikultur IUPHHK

2.

Penataan Areal Kerja

a.

Tata​​ Batas​​ Areal Kerja​​ &​​ Pemetaan

 

 

Terselesaikannya kegiatan pemeliharaan batas areal kerja dan pemetaan dengan​​ volume pekerjaan sbb. :

Total panjang batas : 144,85​​ Km

Realisasi tata batas ​​ :  ​​​​ 113.83 Km

Rencana penyelesaian tata batas ​​ : 31.02 Km;

Rencana pemeliharaan batas : 144,85 Km

  • Pelaksanaan tata batas melalui konsultasi dan koordinasi dengan Ditjen Planologi​​ Kehutanan, Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), Dishut Prov., KPHP Berau Barat dan Pemerintah Kabupaten.

b.

Penataan Areal Kerja

 

Tertatanya areal kerja sesuai rencana PAK sampai dengan 2021 seluas 15.204 Ha

 

​​ 

  • Pembagian areal efektif Blok RKT, dan​​ petak-petak tebangan;

 

c.

Inventarisasi Tegakan​​ 

 

Terlaksananya kegiatan ITSP Tahunsampai dengan​​ 2021​​ seluas​​ 14.029​​ Ha.​​ 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

    • ITSP dilakukan dengan IS 100 %.

 

 

 

Terlaksananya kegiatan IHMB ​​ periode 2022 – 2031

​​ pada tahun 2020 di seluruh areal​​ IUPHHK untuk mengetahui sediaan tegakan hutan (standing stock) secara periodik sebagai dasar dalam penyusunan dokumen RKUPHHK guna mewujudkan pengelolaan hutan lestari

    • Pelaksanaan IHMB berpedoman kepada Permenhut No. P.33/ Menhut-II/2014.

d

Pembukaan​​ Wilayah Hutan

 

 

Terlaksananya pembuatan, & pemeliharaan jalan angkutan kayu tahun sampai dengan​​ 

2021 dengan rencana sbb. :​​ 

 

Jalan Utama  ​​​​ :  ​​ ​​​​ 85,02 Km

Jalan Cabang ​​ : ​​ 170,05 Km ​​​​ +

 ​​ ​​​​  ​​ ​​​​ Total  ​​ ​​ ​​ ​​ ​​ ​​ ​​ ​​ ​​ ​​ ​​​​ :  ​​​​ 255,07 Km

Pemeliharaan koridor : 67 Km

 

    • Jalan utama lebar 12 m dan jalan cabang 8 m.

    • Koridor melewati areal IUPHHK-HA ​​ PT Gunung Gajah Abadi

 

3

Penebangan

 

Terlaksananya penebangan Tahun 2012 - 2021 :

Luas  ​​ ​​ ​​ ​​ ​​ ​​​​ :  ​​ ​​ ​​​​ 12.929​​ Ha, ​​ 

Volume  ​​ ​​​​ :  ​​ ​​​​ 599.020,18 m3​​ ​​ ,

Rata-rata :

Luas  ​​ ​​ ​​ ​​ ​​​​ :  ​​ ​​ ​​​​ 1.292,90 Ha/tahun

Volume ​​ :  ​​ ​​​​ 59.902,01 m3/tahun

    • Pembalakan dilaku-kan secara mekanis dengan metode pembalakan ramah lingkungan (RIL)

4.

Pembinaan Hutan

 

Terlaksananya kegiatan pembinaan hutan sistem silvikultur TPTI dan Penanaman Areal Non Hutan dengan​​ rencana 2012 – 2021 :

Pengadaan Bibit :  ​​ ​​​​ 1.660.234 Bt

Pengayaan/Rehab.:  ​​ ​​ ​​ ​​​​ 1.737 Ha​​ 

Rehab. Non Hutan :  ​​ ​​ ​​ ​​​​ 384  ​​ ​​ ​​​​ Ha

Kanan Kiri Jalan ​​ :  ​​ ​​ ​​ ​​ ​​ ​​​​ 360  ​​ ​​ ​​​​ Ha

Pemeliharaan I  ​​ ​​​​ :  ​​ ​​​​ 5.307 Ha

Pemeliharaan II ​​ :  ​​ ​​ ​​​​ 4.727 Ha

Pemeliharaan III :  ​​ ​​ ​​​​ 4.020​​ Ha

 

 

​​ 

  • Penanaman pengayaan /rehabilitasi didasarkan pada hasil identifikasi kerusakan tegakan pasca pemanenan.

  • Bibit dibuat di Persemaian​​ 

  • Jenis bibit untuk pengayaan dari jenis komersial unggul;

  • Jenis bibit untuk penanaman tanah kosong dari jenis unggul​​ setempat / tanaman kehidupan​​ 

  • Tidak ada kegiatan Pembebasan krn areal bekas tebangan berada pada HPT

 

5.

Perlindungan dan Pengamanan Hutan

 

​​ Pengamanan dan perlindung-an hutan dari gangguan pencurian kayu, perambahan hutan, kebakaran hutan, dan perburuan​​ satwa dilindungi pada ​​ seluruh areal IUPHHK seluas ​​ ± 49.123 ​​ Ha.

-​​ 

Dibentuk organisasi pengamanan dan perlindungan hutan;

- ​​ Bekerjasama dengan  ​​​​ masyarakat dalam menangani  ​​​​ gangguan hutan.​​ 

 ​​​​ 6.

Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan

 

​​ Penjualan kayu​​ hasil produksi sesuai RKT, dengan rencana pemasaran tahun 2012 – 2021 sebesar 599.020,18 m3​​ dengan rincian :

  • Untuk industri : ​​ 569.069,17​​ m3

  • Pasokan lokal :  ​​ ​​ ​​​​ 29.951,01 m3

​​ ​​ 

 

Pemasaran hasil hutan kayu ke industri pengolahan kayu hilir ​​ di dalam negeri​​ dan pasokan lokal

 ​​​​ 7.

Organisasi dan Ketenaga kerjaan

 

  • Mendayagunakan tenaga kerja yang ada sebanyak ​​ 138 orang seoptimal mungkin untuk mencapai tujuan perusahaan;

  • Menambah tenaga kerja yang masih kurang yakni sebanyak ​​ 50 ​​ orang sehingga total tenaga​​ kerja menjadi 178 orang.

  • Menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja;

  • Melaksanakan kegiatan monitoring & evaluasi melalui mekanisme pelaporan & internal audit

 

 

 

  • Melakukan perekrutan tenaga kerja baru yang memenuhi kualifiikasi

  • Melakukan​​ training untuk memenuhi kebutuhan GanisPHPL;

 

 ​​​​ 8.

Kelola Sosial​​ 

 

  • Lokasi ​​ Desa Long Gie/Long Beliu

  • Prioritas kegiatan : tata batas dengan lahan masyarakat, pengembangan kesepakatan, kerjasama kemitraan, pene-rimaan tenaga kerja lokal, dan pengembangan​​ kemi-traan dengan masyarakat untuk usaha produktif.

  • Pengelolaan sosial dilakukan dalam rangka mewujudkan PHPL;

  • Dilakukan melalui proses partisipatif.

 

9.

Penelitian & Pengem-bangan

 

  • Dampak pemanfaatan hutan terhadap potensi dan penyebaran HHBK

  • Penelitian​​ dan pengembang-an kemitraan dengan masyarakat, khususnya para peladang.

  • Studi karakteristik pohon induk.

  • Eksplorasi  ​​ ​​​​ jenis  ​​​​ kayu yang saat ini belum termasuk jenis niagawi;

  • Dan sebagainya sesuai kebutuhan.

 

Litbang ​​ diprioritaskan pada kepentingan​​ aplikatif bagi pengembangan hutan alam produksi lestari, baik dari aspek produksi, ekologi, maupun sosial. ​​ Dapat bekerja sama dengan lembaga/perorangan yang kompeten. ​​ 

_

10.

Pendidikan & Pelatihan

 

Pendidikan dan pelatihan PHAPL, CoC, ​​ Reduced Impact​​ Logging, pemetaan partisipatif, pengembangan masyarakat (community development), ​​ pengelolaan dan pemantauan lingkungan;

  • Mengirimkan SDM ke pelatihan yang diselenggarakan instansi yang terkait.

  • Melakukan​​ In ​​ House Training.

11.

Pengadaan Sarana dan​​ Prasarana

 

Pemeliharaan​​ Base Camp, camp kerja, perumahan karyawan, sarana pendidikan, tempat ibadah, klinik kesehatan, sarana-prasarana angkutan, Pemadam Kebakan dsb.

 

Perawatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana.​​ 

Pengadaan sarana baru utk mengganti​​ yang rusak.​​ 

12.

Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan

 

  • Konservasi tanah dan​​ air

  • Pembinaan kawasan lindung

  • Pengelolaan Limbah

  • Pembinaan tanaman unggulan setempat

 

-​​ Pengelolaan  ​​ ​​​​ dan pemantauan lingkungan berdasarkan dokumen RKL-RPL;

-​​ Pelaporan  ​​ ​​​​ hasil​​ pengelolaan dan pemantauan lingkungan

13

Sertifikasi PHPL

 

Tercapainya PHPL di Unit Manajemen PT KARYA LESTARI yang dibuktikan dengan diperolehnya sertifikat PHPL ​​ Mandatory, dari Lembaga Penilai PHPL yang diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional​​ (KAN).

Pencapaian sertifikasi PHPL dilaksanakan dengan memenuhi kriteria dan indikator PHPL skema mandatory dan FSC skema voluntary.

 

Le projet derrière diva spin casino reflète un travail de fond visible dans chacune des sections proposées. Les badges et trophées dématérialisés soulignent les jalons franchis par chaque joueur. Une option no deposit permet de découvrir certains jeux sans engagement financier préalable. Le multi-play permet d’occuper plusieurs tables simultanément depuis un seul écran. Les transactions suspectes déclenchent une revue manuelle par les équipes dédiées. Les filtres avancés combinent thématique, fournisseur, volatilité et taux de redistribution. Les demandes complexes sont remontées rapidement à des spécialistes internes. Le menu déroulant principal regroupe l’accès à toutes les sections sans surcharge visuelle. L’équilibre entre éléments classiques et nouveautés tisse une identité solide et reconnaissable.